Permainan Team Building Menggunakan Seni Budaya (3) - Tari Kecak Bali

March 11, 2017

Mengharmonisasikan kegiatan yang dilakukan oleh sekumpulan orang, sedikit banyak pasti akan memunculkan dinamika dalam kumpulan tersebut. Ya karena memang isi kepala dari tiap orang dalam kumpulan tersebut pasti beragam baik isi maupun cara pandangnya. Sebenarnya inilah 'modal' yang dibutuhkan dalam meng-create sebuah permainan team building dalam acara perusahaan baik bersifat rekreasi (gathering) maupun pelatihan (training).

 

The achievements of an organization are

the result of the combined effort of each individual

- Vincent Lombardi -

Pernah terbayangkan kah bagaimana proses mempersiapkan sebuah penampilan tari kecak ? Sekilas terlihat mudah karena mungkin selama ini kita hanya sebatas menikmati / menonton penampilannya saja. namun tidak begitu saat kita menjadi pelaku penampilan tarian yang dilakukan umumnya secara kolosal ini. Kenapa demikian ? tiap penampil harus menguasai teknik dasarnya. kemudian tiap penampil diseleraskan dalam sebuah harmoni sehingga sekelompok penampil ini dapat terlihat sebagai sebuah kesatuan utuh yang begitu harmonis

 

Potensi dinamika kelompok inilah yang membuat tari kecak patut untuk dijajaki untuk menjadi sebuah konsep permainan team building yang akan berbicara tentang bagaimana menyelaraskan semua potensi dalam organisasi dan menjahitnya menjadi "tenunan" sesuai dengan target organisasi. Salah satu permainan team building berbasis kegiatan seni budaya ini mampu juga mengangkat insight yang terkandung dalam budaya pulau dewata ini menjadi pembelajaran bagi karakter individu.

 

Permainan team building menggunakan seni budaya ini menjadi opsi baru dalam konsep permainan team building dengan nuansa yang agak berbeda dari biasanya. Unsur kreatifitas jadi tambahan keharusan dalam konsep permainan team building yang tak terbatas pada tarian dan gerakan saja. banyak sekali kegiatan seni dan budaya Indonesia yang dapat digunakan menjadi alternatif permainan team building. 

 

 

 

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Please reload

Cari Arsip Artikel

Please reload

Baca Juga :