Permainan Team Building Menggunakan Seni Budaya Indonesia (1) - Tari Saman

March 1, 2017

Kita sudah seringkali menerima suguhan aktivitas team challenge dalam kegiatan team building yang diadakan perusahaan kita. Team work simulation yang kerapkali dihadirkan adalah berupa permainan team building melalui games-games outbound dengan pendekatan experiential learning baik yang dilakukan di dalam luar maupun di luar ruang. Permainan team building yang dirancang biasanya berupa sebuah games yang berisikan sebuah misi yang harus dicapai dengan mengedepankan proses bekerjasama oleh anggota kelompok yang satu dengan anggota kelompok yang lainnya.

 

Pernahkah anda membayangkan untuk menggunakan seni budaya tradisional Indonesia sebagai media permainan team building ? Begitu kayanya seni budaya Indonesia, sampai-sampai bukan hanya dapat dinikmati sebagai media tontonan semata, namun lebih jauh dari itu, seni budaya Indonesia dapat digunakan sebagai media belajar bagi kita. Selain memiliki falsafah yang mendalam, banyak jenis seni budaya lokal Indonesia mampu menghadirkan proses yang kaya akan pembelajaran tentang nilai-nilai kerjasama tim dalam sebuah organisasi/perusahaan. Salah satunya adalah permainan team building menggunakan tari saman dari daerah Aceh.

 

Tari Saman adalah sebuah tarian Suku Gayo yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Syair dalam tarian saman mempergunakan Bahasa Gayo. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dalam beberapa literatur menyebutkan tari saman di Aceh didirikan dan dikembangkan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dari Gayo di Aceh Tenggara. Tari saman ditetapkan UNESCO sebagai Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia dalam Sidang ke-6 Komite Antar-Pemerintah untuk Pelindungan Warisan Budaya Tak benda UNESCO di Bali, 24 November 2011.

 

Tari Saman terbentuk dari gerakan tepukan dada dan tepukan tangan yang begitu harmonis dilakukan oleh beberapa orang dalam format duduk berbaris. Harmonisasi tepukan kolosal inilah yang dominan menjadi media pembelajaran permainan team building dengan bahasan utama harmoni bekerja dalam sebuah team

 

Permainan team building menggunakan tari saman akan membiasakan seorang pemain dalam kelompok penari ini untuk menampilkan kemampuan terbaiknya sebagai bagian sebuah tim sesuai irama dan gerakan yang disepakati oleh kelompoknya. Kesalahan yang dilakukan oleh satu orang pemain tentunya bisa berakibat fatal bagi irama dan harmoni keseluruhan kelompok. Seseorang yang melakukan kesalahan tentunya akan dituntut untuk cepat kembali mengikuti irama dan harmoni kelompok yang terus mengalir. Bila kesalahan yang dilakukan seseorang kembali berulang atau semakin banyak pemain yang "keluar jalur" tentunya irama dan harmoni kelompok akan semakin terganggu. Irama dan harmoni inilah yang menjadi bahasan pokok dalam permainan team building yang menggunakan kekayaan seni budaya negeri Aceh serambi mekah ini.

 

Permainan team building menggunakan media seni budaya Indonesia bisa menjadi khasanah baru dalam kegiatan team building perusahaan anda. Karena bukan hanya nilai-nilai dan budaya kerjasama tim saja yang bisa dihadirkan, namun semangat kebangsaan juga bisa dimunculkan dalam permainan team building ini.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Please reload

Cari Arsip Artikel

Please reload

Baca Juga :