Menyisipkan Semangat ke-Indonesia-an Melalui Program Outbound

January 28, 2017

Indonesia masih tetap indah. Indonesia masih tetap cantik. Indonesia masih tetap luhur. Itu yang saya pelajari sejak sekolah dasar dulu. Bumi, laut dan udaranya yang kaya menjadi sumber kehidupan bagi rakyatnya. Rakyatnya, yang dulu saya pelajari, penuh dengan keramahan, religi, santun dan mempunyai ciri khas gotong royong yang begitu kental. Indahnya Indonesiaku

 

Sekarang Indonesiaku sedang menghadapi tantangan. Modernisasi dan globalisasi membuat sebagian saudaraku terkikis keramahannya, terkikis kesantunannya, menipis tepa selira dan semangat gotong royongnya. Kemacetan lalu lintas diperkotaan telah 'menempa' kita menjadi pribadi yang gemar saling serobot dan saling hardik. Perbedaan sudut pandang telah 'memupuk' kita menjadi masyarakat yang mudah saling hujat. Semangat musyawarah mufakat lambat laun bergeser menjadi kebiasaan gemar akan potensi konflik. 

 

Saya yakin ini hanyalah warna-warni perjalanan bangsaku. Ini hanyalah tantangan yang pasti bisa dilalui bersama-sama dengan semangat dan budaya yang menjadi akar bangsa ini seperti yang kita pelajari sejak sekolah dasar dulu. Sekarang mari kita lewati tantangan ini dengan memberi manfaat sesuai kemampuan dan profesi kita masing-masing. Kita kembalikan nilai-nilai keluhuran yang sejak dulu kita miliki. Kita munculkan lagi dan tularkan budaya bangsa kita yang luhur itu.

 

Itulah kenapa belakangan ini dalam profesi saya sebagai perancang program outbound, saya coba menyisipkan semangat ke-Indonesia-an melalui aktifitas-aktifitas sederhana yang ringan dan menyenangkan. Mungkin sederhana saja kegiatannya seperti membuat video klip sederhana dari lagu-lagu wajib nasional yang dulu sering kita nyanyikan didalam kelas. Bisa saja mungkin kita sudah agak lupa dengan lagu-lagu itu, namun dengan aktifitas membuat video klipnya membuat kita teringat kembali dengan syair-syair yang menceritakan kepada kita betapa hebatnya bangsa ini.

 

Beberapa kali 'sisipan' ini saya lakukan dengan menggunakan kesenian-kesenian tradisional Indonesia yang begitu menawan. Bukan hanya menawan disaksikan, tapi juga begitu experiential untuk dicobain. Lenong & Silat Betawi, Angklung Sunda, Kecak Bali, Saman Aceh kerapkali saya hadirkan dalam program outbound yang saya rancang.

 

Tujuannya sederhana saja, ingin membawa peserta-peserta outbound yang saya pandu ke satu dunia yang mungkin sudah jarang kita masuki, yaitu dunia budaya kita yang penuh dengan nilai-nilai keluhuran. Sedikit harapan, setelah memasuki 'dunia luhur' itu maka kita bisa teringatkan kembali kalau sejatinya kita adalah bangsa yang memiliki akar budaya luhur, sehingga semestinya kita bisa kembali menjunjung tinggi nilai-nilai luhur itu.

 

Usaha ini mungkin terbilang sangatlah kecil dibanding permasalahan dan tantangan karakter yang tengah kita hadapi sebagai bangsa yang dinamis dan berkembang. Namun saya percaya bila setiap anak bangsa memulainya dari diri masing-masing dalam profesi dan kehidupannya sehari-hari, saya yakin tantangan ini segera mampu kita lewati bersama dan rasa ke-Indonesia-an itu dapat kembali kita rasakan seperti dulu.

 

Indonesia masih tetap indah. Indonesia masih tetap cantik. Indonesia masih tetap luhur.

 

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Please reload

Cari Arsip Artikel

Please reload

Baca Juga :

  • Grey LinkedIn Icon
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Google+ Icon
  • Grey YouTube Icon
  • Grey Instagram Icon