Bersatulah Juragan-Juragan "otbon" Indonesia

October 1, 2016

Istilah ELPreneur mungkin agak asing ditelinga. atau agak sulit mengartikannya ? Begini. ELPreneur asalnya terbentuk dari dua kata (ya, ini menurut saya yang tahun lalu membuat istilah ini). Kata pertama adalah kata "EL", dan kata kedua adalah "Preneur".

 

Kata pertama, EL adalah singkatan dari Experiential Learning. Ini adalah kata yang sejak beberapa tahun lalu tengah diperjuangkan dan dimasyarakatkan oleh AELI (asosiasi experiential learning Indonesia) untuk menyeimbangkan istilah OUTBOUND yang sudah terlanjur asyik dan memasyarakat. Lepas dari mana istilah yang "lebih baik", "lebih bermakna", atau "lebih asyik ditelinga", mari kita artikan sama aja dahulu bahwa EL = Outbound.

 

Kata Kedua, PRENEUR, ini saya penggal dari kata enterpreneur dengan maksud arti Wira Usaha

 

Jadi ELPreneur coba saya paksakan memiliki arti Pengusaha EL / (boleh juga) Pengusaha Outbound. 

 

Dalam peran saya sebagai Kabid Humas & Danus DPP AELI periode 2016 - 2019, istilah ini saya dorong (dengan bantuan beberapa rekan) menjadi sebuah komunitas yang kelak akan berfikir dan berdinamika dalam perspektif pengembangan bisnis EL di Indonesia. AELI sendiri sebagai asosiasi yang mengurusi EL di Indonesia telah bergerak sejak 2007 dengan fokus pada pengembangan keilmuan dan kompetensi pelaku experiential learning. Bermula ada sebuah "kehausan" untuk ngobrolin EL dari sisi bisnisnya. Kehausan ini awalnya muncul dari beberapa orang pengusaha EL. Ternyata kehausan ini dimiliki oleh lebih banyak pengusaha EL. Terbukti saat komunitas ini di inisiasi melalui sebuah forum komunikasi whatsapp, kurang dari 2 bulan member komunitas ini telah menembus angka 100 member. membernya pun terdiri dari anggota AELI dan non member AELI. 

 

Keseharian komunikasi komunitas ini dalam dunia maya berlangsung begitu seru dengan bahasan berbagai topik, mulai dari candaan sampai bahan obrolan serius. Tak jarang pula terjadi "bagi-bagi bisnis". Hingga muncullah keinginan member ini untuk ketemuan langsung dalam sebuah acara

 

Tiga hari lalu berlangsunglah sebuah acara kopi darat nasional (kopdarnas) yang diikuti oleh 54 anggota komunitas ini di kota gudeg, Yogyakarta. 

 

Yogya yang katanya istimewa, memang benar istimewa. Acara kopdarnas berlangsung begitu akrab, hangat, kondusif yang amat positif. Terasa sebuah semangat kebersamaan dan kesefahaman serta saling menghormati sesama juragan otbon ini. Sebuah nuansa yang jarang saya temui di forum resmi AELI. Mungkin karena di AELI kita berkutat dengan keilmuannya, sehingga agak harus mikir keras. sedangkan di ELPreneur, yang berdinamika adalah orang-orang yang dituntut luwes dan dinamis saat berbisnis sehari-hari sehingga orang-orang yang luwes ini lebih enak diajakin ngobrol sambil ngopi-ngopi.

 

Abaikan soal perbedaan nuansa luwes dan njlimet tadi. Fenomena yang muncul adalah begitu mudahnya satu sama lain para juragan ini untuk mencapai pola kesefahaman. seolah-olah semua berkata "lahan ini adalah tempat kita mencari makan. mari kita jaga dan kembangkan bersama". Ini sebuah dinamika positif dari salah satu pilar pelaku EL yang pasti akan mampu menopang visi dan misi AELI. kenapa ? karena akan lebih komplit saat keilmuan diasah setajam-tajamnya dan area dagang diatur serapih-rapihnya. 

 

Toh, ELPreneur telah berkomitmen saat kopdarnas yang lalu bahwa belum dibutuhkan asosiasi "juragan otbon". Gerbong ELPreneur tetap akan melangkah di rel yang sama dengan AELI. yang penting tetap bersatulah kawan-kawan.

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Please reload

Cari Arsip Artikel

Please reload

Baca Juga :