Menggali Nilai Kerjasama Tim Melalui Kegiatan Shooting Film

November 14, 2014

 

Bisa gak sih kalo "outbound" team building itu gak melulu pake games ?

jawabnya : ya bisa laaaaaah ...

 

sebenarnya saya tergelitik untuk melanjutkan dialognya dengan berbalik bertanya,

"memangnya siapa yang mengharuskan pakai games untuk team building ?"

"emangnya outbound itu isinya games ?"

hehehehe ... ya sudahlah, kita jangan bahas definisi "outbound" disini. Sekarang saya mau cerita saja

 

Client saya, Foresight Consulting, sebuah konsultan pajak di bilangan Mega Kuningan Jakarta meminta saya untuk merancang sebuah kegiatan bermuatan team buidling selama dua hari. Tahun sebelumnya juga saya melakukan hal itu untuk client yang sama. Justru karena ini adalah repeat order, otomatis saya harus mengemasnya dalam konsep yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Akhirnya kemasannya saya jatuhkan pada pilihan pada kegiatan shooting film

 

 

Apa sih yang seharusnya dihadirkan dalam kegiatan team building ?

Tergantung, karena proses pendekatan belajar yang saya gunakan adalah metode experiential learning, maka sebenarnya yang dibutuhkan adalah munculnya experience value yang dihasilkan dari kegiatan yang mampu membawa peserta kegiatan dalam sebuah dinamika tim. yang paling dilakukan adalah dengan menghadirkan aktivitas yang bisa dianalogikan menjadi proses dinamika dalam sebuah tim. nah, kegiatan "beranalogi" inilah yang seringkali dihadirkan dalam bentuk games. ya games mindahin air bareng-bareng, loncatin tali bareng-bareng, teprok tangan bareng-bareng, ngedosor-dosor bola plastik bareng-bareng, jalan pake bakiak bareng-bareng.  pokoknya bareng-bareng daaaah. Bahkan beberapa kawan penyelenggara team building rapih mengkatalog-kan games-games itu dan menjadikan katalog tersebut sebagai marketing tools-nya. hehehehe seolah-olah buku primbon yang mampu menjadi "obat" bagi berjuta-juta jenis kebutuhan pembelajaran tentang tim di organisasi yang ada di atas muka bumi ini.

 

kembali ke lektop ...

jadi yang dibutuhkan adalah aktivitas beranalogi yang mampu mendorong munculnya experience value tentang objective dan sasaran kegiatan, dalam bahasan ini adalah team building.

 

Untuk Foresight Consulting, saya tertarik mengajukan dinamika sebuah tim produksi film sebagai kegiatan yang menganalogikan proses kerja tim nya. Alhamdulillah tanpa banyak perdebatan, client menyetujuinya. Tak ubahnya seperti "games bareng-bareng" pada umumnya, konsep ini memunculkan sebuah tantangan yang harus dituntaskan sebagai satu kelompok. Dalam konsep ini, kelompok diberikan sebuah film contoh berdurasi dua menit yang harus "dijiplak". proses "penjiplakan" dilakukan dengan cara menempuh proses pengambilan gambar dari adegan demi adegan menggunakan peralatan shooting yang sudah disiapkan lengkap beserta kostum dan property nya

 

 

nah, dalam proses shooting inilah berbagai dinamika kelompok muncul dalam tim. sejak mulai pembagian peran dan deskripsi kerja, perencanaan produksi sampai "gontok-gontokan" dalam proses storming cara kerja. tak beda kan dengan games yang biasa digunakan dalam proses "outbound" ?

Dinamika-dinamika inilah yang memunculkan experience value yang pada akhir sessi kegiatan akan di capture menjadi learning point bagi peserta terkait konten team work. Hasil shooting akan segera di edit oleh tim editor professional menjadi sebuah "jahitan" adegan yang menarik sesuai film contoh. dalam hitungan 2 jam saja hasil "jiplakan" sudah bisa disaksikan oleh seluruh peserta. suasana heboh dan riuh pasti muncul saat penayangan film. kenapa ? karena nilai-nilai pengalaman yang muncul pasti masih "hangat" dibenak para peserta. dan saat itulah cocok sekali dilakukan debriefing terhadap nilai-nilai pembelajaran dari pengalaman yang muncul

 

"penganalogiannya lebih real dan membumi karena kami diajak mengikuti proses yang real".

"nah ini baru challenge namanya. seringkali outbound yang kami ikuti justru membuat kami seperti anak-anak kecil yang bermain-main"

Beberapa komentar dan feedback dengan nuansa agak berbeda saya terima dari peserta kegiatan. ketika saya tanya, "seru gak ?". Salah satu dari peserta nyeletuk, "ada film yang durasinya lebih panjang gak bang ?"

hahahahaha .... kecanduan dia

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Please reload

Cari Arsip Artikel

Please reload

Baca Juga :